0 di keranjang

No products in the cart.

Diskon up to 50% segera cek kategori produknya.

Lavender

Rp10,000.00 Rp7,500.00

Untuk pemesanan, silahkan klik tombol di bawah ini:

Beli via WhatsApp Beli via SMS

Cara Membeli

Silahkan menghubungi kami via SMS di 081330802728 pada perangkat handphone Anda.

×
Telepon Kami

Cara Membeli

Silahkan menghubungi kami via Phone di +6281330802728 pada perangkat handphone Anda.

×

Description

Di Indonesia, terdapat tanaman hias yang terkenal sebagai pembasmi nyamuk. Tanaman tersebut adalah tanaman lavender yang juga memiliki aroma tajam yang wangi. Selain, aromanya yang semerbak, bunganya pun indah dengan ciri khas warnanya yang ungu menjadikan sedap dipandang mata.

Tanaman lavender memiliki nama latin memiliki nama latin  lavandula afficinalis syn.L. angustifolia. Tanaman ini berasal dari wilayah selatan Laut Tengah sampai Afrika tropis. Persebarannya pun cukup luas hingga mencakup Kepulauan Canaria dan Eropa selatan. Di Indonesia sendiri, tanaman ini digunakan untuk keperluan komersil.

Deskripsi Tanaman Lavender

Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik di iklim tropis, sehingga sangat cocok bila ditanam di Indoneisa. Lavender merupakan tanaman yang masuk dalam kategori tanaman rumput dan memiliki setidaknya 25-30 spesies yang tersebar ke seluruh dunia.Warna bunga yang cerah serta aroma wangi yang keluar dari bunga lavender membuat banyak orang menyukainya.

Bunga lavender berwarna ungu serta wanginya yang semerbak menjadi daya tarik utama dari tanaman ini.  Tanaman lavender memiliki ciri-ciri khas yang berbeda dibanding tanaman yang lain.  Akarnya  berjenis tunggang berserabut. Batang tanamannya berdiameter hingga 4 mm.  Daunnya berbentuk oval, serta bunganya berbentuk spiral berwarna ungu kebiru-biruan.

Cara Penanaman Tanaman Lavender

Teknik penanaman tanaman lavender dapat ditempuh dengan penyemaian benih. Sebelum menanam, pastikan benih dalam keadaan baik, tidak ada kutu atau semut di dalamnya. Periksa juga masa kadaluwarsanya. Jika masa kadaluwarsanya masih lama, benih tanaman ini dapat disimpan terlebih dahulu,

Selanjutnya, semai benih tanaman lavender menggunakan campuran tanah, pasir dan sekam padi (sekam padi bisa diganti dengan pupuk kompos atau pupuk kandang). Campurlah ketiga bahan tersebut dengan perbandingan campuran 1:1:1. Tunggu sampai satu bulan hingga benih menjadi kecambah.

Bila benih yang disemai sudah tumbuh dan mencapai tinggi 15 cm maka sudah bisa dipindahkan ke lahan tanam permanen. Lahan tanam sebaiknya berada di area yang mendapat sinar matahari selama 6-8 jam karena tanaman lavender tidak menyukai lahan yang lembab.

Cara Perawatan Tanaman Lavender

Cara perawatan tanaman lavender cukup praktis. Pertama, Lakukan penyiraman setiap 2 – 3 hari sekali untuk menjaga kebasahan tanah. Jangan menyirami bunga secara berlebihan karena nantinya malah justru bisa membusukkan akar tanaman.

Kedua, berilah pupuk kandang pada tanaman lavender sebulan setelah masa tanam. Lakukan pengulangan pemberian pupuk sebulan sekali. Takarannya disesuaikan dengan jenis dan ukuran tanaman lavender. Hal ini untuk menjaga kandungan unsur hara pada media tanam.

Ketiga, cegah tanaman gulma yang tumbuh di sekitar tanaman lavender. Semprotkan pestisida secukupnya. Jangan lupa untuk selalu memnuhi kebutuhan sinar matahari tanaman ini agar prises fotosintesis bekerja maksimal.

Cara Budidaya Tanaman Lavender

Budidaya tanaman lavender dapat dilakukan dengan penyemaian biji. Sebelum menanam, kumpulkan dan rendamlah biji-biji lavender dalam air hangat selama 4-8 jam. Tambahkan ZPT (Zat Perangsang Tumbuh) untuk merangsang pertumbuhan yang lebih cepat.

Selanjutnya, tanam biji lavender ke dalam polybag yang telah dimasukkan kompos sampai penuh.  dengan kedalaman kurang dari 1 cm. Setiap polybag bisa diisi dengan 3-5 biji lavender. Kemudian letakkan polybag tersebut di tempat yang bisa mendapatkan sinar matahari secara langsung.

Setelah itu, diamkan sampai muncul tunas baru hingga tingginya mencapai 5 cm atau mempunyai 2 daun. Lakukan perawatan secara intensif. Jika sudah muncul tunas baru, pindahkan ke dalam pot di bawah paparan sinar matahari. Biasanya tanaman lavender mulai berbunga ketika usianya sudah mencapai 6-12 bulan.

Manfaat Tanaman Lavender

Selain sebagai hiasan, aroma tanaman lavender ampuh sebagai pengusir nyamuk. Selain itu, tanaman ini juga bermanfaat bagi kesehatan. Kandungannya yang meliputi camphene, alokasi Ocimene, dan Geraniol dipercaya dapat digunakan sebagai obat. Gangguan kesehatan yang bisa diatasi oleh tanaman ini, yaitu insomnia, sakit perut, dan pegal-pegal. Dengan menghirup aromanya, mood akan kembali menjadi baik dan menghilangkan stress.

Itulah berbagai ulasan tentang Tanaman Lavender yang menguntungkan jika dibudidayakan. Semoga informasi yang disampaikan dapat bermanfaat untuk Anda. Selamat menanam.

Additional information

Weight 500 g

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Lavender”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *