0 di keranjang

No products in the cart.

Diskon up to 50% segera cek kategori produknya.

Lantana

Rp3,000.00 Rp2,250.00

Untuk pemesanan, silahkan klik tombol di bawah ini:

Beli via WhatsApp Beli via SMS

Cara Membeli

Silahkan menghubungi kami via SMS di 081330802728 pada perangkat handphone Anda.

×
Telepon Kami

Cara Membeli

Silahkan menghubungi kami via Phone di +6281330802728 pada perangkat handphone Anda.

×

Description

Di Indonesia, terdapat tanaman liar yang justru terkenal sebagai penghias ruangan, salah satunya tanaman lantana. Tanaman ini biasa dikenal oleh masyarakat lokal dengan sebutan Saliara yang memiliki aroma kurang sedap.  Daya tahan bantingnya kuat, tanaman ini sanggup hidup dalam kondisi dataran tinggi maupun dataran rendah.

Tanaman lantana yang memiliki nama ilmiah Lantana camara linn berasal dari wilayah tropis Amerika Tengah dan Selatan. Jika dibudiyakan di Indonesia, tanaman ini sangat cocok sekali beradaptasi dengan musim tropis dalam negeri. Varian bunganya yang beragam menjadikan tanaman ini menjadi penghias favorit di tepi jalan.

Deskripsi Tanaman Lantana

Tanaman Lantana merupakan flora dengan batang berbulu dan berduri halus. Tingginya kurang lebih mencapai 2 meter. Cabang dan rantingnya banyak, namun untuk pertumbuhan, tanaman ini relatif lambat jika diukur sampai menjadi batang berkayu besar. Daunnya kasar, bagian tepinya memiliki tekstur bergerigi.

Ranting tanaman lantana berbentuk segi empat. Daunnya memiliki tulang dengan ujung menyirip. Permukaan atas daun tanaman lantana memiliki rambut dan bertekstur kasar, sedangan permukaan bawah jarang memiliki rambut. Tanaman ini memiliki bunga dengan varian warna putih, ungu, merah muda, jingga kuning.

Tanaman lantana juga memproduksi buah yang mirip dengan buah sancang. Jenis buah lantana termasuk ke dalam kategori buah beri yang berair. Bentuknya sperikal, warna buahnya akan berubah dari warna hijau ke warna hitam ketika sudah matang.

Cara Penanaman Tanaman Lantana

Sebelum menanam, siapkan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang atau pupuk kompos dengan perbandingan 1:1. Pastikan kebutuhan sinar matahari tercukupi. Jika ditanam di dalam pot, pilihlah pot dengan diameter 25 cm.

Selanjutnya, tanam bibit secara hati-hati. Timbun kembali dengan tanah dan padatkan agar bibit tanaman lantana tidak mudah roboh. Lakukan penyiraman di awal penanaman sehari dua kali dengan intensitas 0,5 liter per 1 kali penyiraman.

Cara Perawatan Tanaman Lantana

Cara perawatan tanaman hias yang satu ini cukup mudah bagi pemula untuk diterapkan. Pertama, lakukan penyiraman sebagai upaya lanjutan dua kali sehari. Jika tanaman kurang air, daun akan kelihatan layu. Namun, setelah disiram, daun-daun dan bunga akan cepat segar kembali.

Berikan pupuk NPK 1-2 bulan sekali agar pasokan nutrisi tanaman lantana tetap terjaga. Sesekali semprot dengan pupuk growmore agar daun dan bunganya tumbuh semarak. Karena sifatnya yang liar, tanaman ini cukup kuat dalam mengatasi hama. Jika muncul sedikit hama atau ulat-ulat kecil, berikan pupuk curacron secukupnya.

Trik khusus agar bunga tanaman lantana selalu berproduksi adalah dengan memotong bekas-bekas bunga yang sudah rontok yang berpotensi jadi bakal buah. Jika bekas bunga ini dipotong secara rutin, bunga lantana akan terus tumbuh semarak.

Cara Budidaya Tanaman Lantana

Budidaya tanaman lantana dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui penanaman biji dan pemisahan rumpun bibit dari indukan. Cara pertama dinilai lebih praktis, yaitu dengan menanam biji yang sudah matang dan tua di pohon tanpa harus disemai terlebih dahulu. Tanaman ini sangat bagus jika dikombinasikan dengan pohon besar.

Cara kedua, yaitu dengan memisahkan rumpun dari bibit indukan. Bibit yang diambil berasal dari tanaman lantana. Cara ini dinilai lebih efektif dalam percepatan tumbuhan Usahakan saat pengambilan batang tidak merusak akar karena dapat membuat tanaman ini tidak hidup lagi.

Manfaat Tanaman Lantana

Tanaman lantana selain digunakan sebagai tanaman hias, juga dimanfaatkan sebagai bio pestisida, yaitu obat alami pembunuh serangga. Hal ini terjadi karena tanaman ini mengandung lantadene A, lantadene B, lantic acid, humule (minyak asiri), dsb.

Daun, akar, dan bunga tanaman lantana juga berkhasiat bagi kesehatan. Daunnya yang masih muda dapat dijadikan obat luka. Akar tanamannya berfungsi sebagai obat antiinflamasi dan penghilang rasa sakit. Bunganya pun dapat dijadikan zat penghambat pertumbuhan bakteri dan zat antioksidatif dalam tubuh.

Itulah berbagai ulasan tentang Tanaman Lantana yang praktis untuk dibudidayakan. Semoga informasi yang disampaikan dapat bermanfaat untuk Anda. Selamat menanam.

Additional information

Weight 300 g

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Lantana”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *