0 di keranjang

No products in the cart.

Diskon up to 50% segera cek kategori produknya.

Amarilis

Rated 5.00 out of 5 based on 2 customer ratings
(2 customer reviews)

Rp35,000.00

Untuk pemesanan, silahkan klik tombol di bawah ini:

Beli via WhatsApp Beli via SMS

Cara Membeli

Silahkan menghubungi kami via SMS di 081330802728 pada perangkat handphone Anda.

×
Telepon Kami

Cara Membeli

Silahkan menghubungi kami via Phone di +6281330802728 pada perangkat handphone Anda.

×

Description

Di Indonesia, terdapat tanaman hias yang bentuk dan warnanya indah, salah satunya tanaman amarilis. Tanaman berumbi ini bisa bertahan hidup di kawasan dataran tinggi dan dataran rendah dengan iklim tropis. Dengan jenisnya yang berumbi, maka pembudidayaannya perlu perlakuan yang khusus.

Tanaman amarilis memiliki nama latin Hippeastrum. Amarilis sendiri berasal dari jenis bunganya. Di luar negeri, tanaman ini lebih dikenal dengan Hippeastrum. Sementara itu, di Indonesia tanaman ini dikenal dengan bunga lili. Biasanya tanaman ini dapat ditemukan di kawasan taman yang terbuka.

Deskripsi Tanaman Amarilis

Tanaman amarilis termasuk ke dalam kategori tanaman hias yang berbunga. Tangkai bunganya mempunyai panjang 18-30 inci. Pada tangkai tersebut terdapat sekitar 6 sampai 10 bunga berbentuk terompet. Jarak masing-masing bunga sekitar 3 inci. Bau bunganya wangi, bermahkota enam berwarna merah.

Batang tanaman amarilis panjang dan memiliki banyak daun yang kecil. Bunga Amaryllis terdiri dari enam kelopak dan dapat tumbuh dalam kelompok atau tunggal. Tanaman ini dapat tumbuh melalui rhizome atau akar tinggal. Bentuk bunganya seperti terompet bunga lili. Karena kemiripannya, bunga amarilis juga disebut sebagai bunga lili.

Cara Penanaman Tanaman Amarilis

Bagi pemula,teknik penanaman tanaman amarilis bisa dilakukan dengan media pot kecil. Hal ini untuk mengatisipasi kegagalan yang terjadi agar tetap ekonomis. Caranya pun praktis. Sebelum menanam, pastikan pot sudah memiliki sistem drainase yang baik. Umbi amarilis sangat sensitif jika media terlalu banyak air.

Selanjutnya, rendam umbi di air hangat selama dua jam. Kemudian, tanam umbi tanaman amarilis ke dalam pot dengan posisi akar di bawah. Masukkan media tanam ke dalam pot secara perlahan disekitar umbi. Biarkan batang umbi kira kira 1/3 dari panjangan tanaman dan berada di atas permukaan media tanam.

Cara Perawatan Tanaman Amarilis

Perawatan tanaman amarilis secara intensif dapat memberikan hasil yang memuaskan. Pertama, pada awal penanaman, letakkan pot di tempat yang terkena matahari langsung. Suhu yang dibutuhkan untuk tumbuh maksimal adalah 21-24 C.

Kedua, lakukan penyiraman sehari sekali. Gunakan takaran air secukupnya. Lakukan secara intensif sampai pertumbuhan batangnya mencapai 5 cm. Jangan sampai menyiram secara berlebihan karena akan membuat umbi membusuk.

Jangan lupa untuk selalu memutar dasar pot setiap beberapa hari. Hal ini dikarenakan  tanaman amarilis sering mencari sinar matahari sendiri. Jika dibiarkan, maka tangkainya akan menjadi bengkok. Jika anda putar potnya, maka anda akan mendapatkan pertumbuhan tangkai yang lurus.

Ketiga, pemupukan dapat dilakukan saat awal penanaman dengan penggunaan pupuk cair NPK bunga sebulan sekali. Bunga amarilis termasuk bunga yang tidak terlalu membutuhkan pupuk lanjutan, intensifkanlah pemangkasan agar tumbuhan tetap terjaga keindahannya.

Cara Budidaya Tanaman Amarilis

Tanaman amarilis dapat dibudidayakan dengan teknik khusus berupa pendinginan umbi. Sebelum menanam, dinginkan umbi di lemari pendingin bersuhu sekitar 8-12’C. Lamanya 6-8 minggu. Setelah didinginkan selama kurun waktu tersebut, umbi siap dibungakan.

Ada 2 jenis media tanam yang digunakan, yaitu tanah atau substrat (soilless). Untuk media pertama gunakan campuran kompos dan perlit dengan perbandingan 1:1. Tujuannya agar air mudah mengalir.

Media kedua, gunakan campuran cocopeat dengan hydroton (tanah liat bakar). Kedua bahan itu dipilih lantaran lebih bersih. Setelah siap, tanam umbi sebatas leher. Jadi bagian atas umbi masih kelihatan. Selanjutnya, siram media dengan air secukupnya. Jangan menyiram terlalu banyak karena umbi bisa busuk.

Tunggu sampai daun muncul. Bila media tanam mengering tetapi daun belum tumbuh, ulangi penyiraman. Saat daun muncul, lakukan penyiraman secara rutin dan hati-hati. Jangan diguyur sekaligus, tetapi secara bertahap ditingkatkan volumenya.

Manfaat Tanaman Amarilis

Selain sebagai hiasan, tanaman amarilis juga baik untuk kesehatan. Bagian tanaman yang dijadikan obat adalah bunganya yang mengandung zat analgesik dan ekspetoran. Berkat kandungan tersebut, bunga amarilis dinilai mampu mengatasi keseleo, mengobati sakit pinggang, melancarkan buang air kecil, dan mampu mengobati sakit gigi.

Itulah berbagai ulasan tentang Tanaman Amarilis yang menguntungkan jika dibudidayakan. Semoga informasi yang disampaikan dapat bermanfaat untuk Anda. Selamat menanam.

Additional information

Weight 800 g

2 reviews for Amarilis

  1. Rated 5 out of 5

    Angga Setiawan

    Terima kasih
    Bunganya sampai dengan aman dan sesuai pesanan

  2. Rated 5 out of 5

    Angga Setiawan

    Bunganya sesuai pesanan
    Terimakasih kawansetia

Add a review

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *